Sunday, March 05, 2006

Pasar Becek di Kuala Lumpur

Sebagai orang Melayu, rakyat Malaysia juga masih menjunjung tinggi tradisi berbelanja di pasar becek. Istilah bahasa Inggris-nya "wet market", atau pasar tradisional. Pasar becek ini adalah pasar yang berupa los-losan dan memang becek, sehingga disebut pasar becek.

Pasar becek di Kuala Lumpur hampir mirip dengan pasar tradisional di Indonesia. Di pasar tradisional tersebut dijual berbagai keperluan dan bahan untuk kebutuhan sehari-hari. Mulai dari sayur-mayur, buah-buahan, pete, jengkol sampai ikan dan ayam.

Pasar tradisional yang mudah terjangkau di kota Kuala Lumpur adalah Pasar Datuk Keramat. Jika ingin mengunjungi pasar ini, hanya tinggal naik LRT dan turun di stasiun Datuk Keramat. Pasar tradisional ini terletak persis di depan Stasiun LRT Datuk Keramat.

Selain itu, juga terdapat parkir mobil di dalam pasar dan juga di sekitar pasar. Uniknya, di daerah pasar Datuk Keramat inilah terdapat tukang parkir. Tukang parkir memang sangat jarang dijumpai di Kuala Lumpur. Dan jika ingin tahu tukang parkir, maka coba datang ke Pasar Datuk Keramat dengan naik mobil. Tukang parkir ini menarik tarif RM1 untuk sekali parkir.

Di Pasar Datuk Keramat memang relatif kecil, tetapi kompak. Di situ terdapat los sayur-mayur. Yang cukup unik juga adalah cabe, pete dan jengkol dijual dalam hitungan longgok (atau satu piring kecil). Biasanya sekitar RM2 untuk setiap longgok. Ayam-ayaman juga dijual di Pasar Datuk Keramat, meski pun sedang ramai isu flu burung. Di sini ada juga ayam yang harganya miring, tetapi ayamnya sudah tua dan dibakar sehingga relatif alot.

Jengkol di Malaysia juga memang mantap, karena ada juga dijual jengkol yang sudah ditanam sehingga keluar akarnya. Hanya penggemar jengkol sejati yang menyukai jengkol tersebut karena rasa yang sangat mantap, dan terutama baunya yang sedap dan menantang. Orang Malaysia juga menyukai jengkol yang masih muda dan berwarna hijau pucat.

Untuk menikmati masakan melayu juga bisa dijumpai di Pasar Datuk Keramat. Ada sebuah warung bernama Fauziah yang menyediakan masakan melayu yang sedap. Di warung Fauziah ini tersedia bermacam-macam ikan bakar. Ikan-ikan bakar ini tersedia mulai pukul 10 pagi. Selain ikan tersebut juga terdapat berbagai macam masakan tradisional Melayu. Juga tersedia tempe goreng dan lalapan. Lalapan di Malaysia disebut ulam, dan berupa beberapa dedaunan segar atau pun rebus. Dan juga banyak terdapat jantung pisang rebus sebagai lalap. Sebagai teman lalapan adalah bermacam-macam sambal, mulai sambal terasi, sambal pudu dan sambal kecap.

Makanan khas Malaysia untuk sarapan pagi seperti roti canai pun tersedia di beberapa warung. Warung roti canai yang paling mantap adalah yang terletak di dalam, di situ disediakan roti canai kosong (maksudnya roti canai saja dan tidak ada isinya), atau roti canai bawang, roti canai telor, roti canai sardin (sarden). Roti canai ini biasanya dimakan sebagai sarapan pagi dengan teh tarik.

***

Pasar tradisional yang lain adalah Pasar Chow Kit yang terletak di daerah Kampung Baru. Pasar ini juga bisa dijangkau dengan monorail dan turun di Stasiun Chow Kit, tetapi masih perlu jalan beberapa blok untuk sampai di pasar ini. Pasar Chow Kit harganya relatif lebih murah daripada Pasar Datuk Keramat. Di sini pun dijumpai pelbagai kebutuhan sehari-hari seperti sayur-mayur, buah-buahan dan lauk-pauk. Hanya untuk warung masakan Melayu kurang ada yang unik dan sedap.

Pasar tradisional yang relatif besar terletak di daerah Selayang, sehingga sering disebut Pasar Selayang. Pasar ini bukan yang Pasar Borong, karena di Pasar Borong hanya untuk kulakan saja, bukan untuk belanja. Pasar Selayang relatif besar sehingga harganya pun sangat bersaing. Barang-barang seperti sayur mayur, buah-buahan, ikan, udang dan daging harganya jauh lebih murah daripada Pasar Datuk Keramat atau pun Pasar Chow Kit. Hanya jaraknya yang relatif jauh dari pusat kota.

3 comments:

dian mercury said...

i love roti canai....disini pasar becek cuma di pike place market seattle. tapi banyaknya ngejual seafood

Aris Setiawan said...

di washington nggak ada roti canai? tapi kayaknya kan bisa bikin sendiri.... hehehe.... kalau di melbourne oz justru ada pasar becek di tengah kota (victoria market).

dian mercury said...

aku dulu nginap di hotel sebelah victoria market. and ke pasar beceknya. tapi kayaknya weekend aja ya bukanya ? demen aku ama tuh pasar. rame yg jualan